Tag Archives: polsekkenduruan

Wujudkan Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Sambang Tomas

tribratanewstuban.com-Sebagai garda terdepan dalam membina keamanan dan ketertiban masyarakat, Bhabinkamtibmas  Polsek Tambakboyo Polres Tuban jalin silaturahmi dengan tomas.

Pagi ini, Kamis (08/11/18) Bhabinkamtibmas Ds. Pulogede Kec. Tambakboyo Kab. Tuban Aiptu Imam Heri   sambang di rumah salah seorang warga untuk menitipkan pesan-pesan kamtibmas.

Kegiatan sambang ini rutin dilaksanakan oleh Aiptu Imam Heri di desa binaannya sebagai upaya untuk mendekatkan diri kepada toga, tomas maupun tokoh lainnya dan juga memberikan pesan-pesan kamtibmas terkait mendekati Pilpres dan Pileg 2019 agar ikut menjaga dan menciptakan suasana yang aman dan damai

Dengan adanya peran tomas (tokoh masyarakat) diharapkan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kerukunan umat beragama.

(Humas Polsek Tambakboyo)

Comaander Wish Gatur Pagi Kapolres Tuban

tribratanewstuban.com– mengawali aktivitas pagi hari ini, Kapolres Tuban AKBP NANANG HARYONO, S.H., S.I.K., M.Si. melakukan pengecekan gatur pagi  dijln Basuki Rahmat, kamis (08/11) sekiranya pukul 07.00 Wib.

WhatsApp Image 2018-11-08 at 07.55.08

kesiapan gatur lantas dilakukan sebagai pelayanan kepada masyarakat saat melakukan aktifitas dipagi hari terutama kegiatan masyarakat, Banyak Masyarakat yang melakukan aktivitas seperti berangkat ke sekolah, ketempat kerja atau ke pasar  sehingga dengan melakukan pengaturan lalu lintas yang kiranya dinilai menjadi rawan kemacetan dapat berjalan dengan lancar berkat adanya petugas dilapangan.

WhatsApp Image 2018-11-08 at 07.56.00

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres memberikan semangat dan arahan kepada personel yang  melakukan pengaturan lalu lintas agar menjalankan tugas dengan ikhlas, profesional dan penuh tanggung jawab.

WhatsApp Image 2018-11-08 at 07.55.22

Jadikan profesi rekan – rekan ini sebagai sarana ibadah dan pekerjaan yang menyenangkan dengan memberikan pelayanan maksimal baik pada saat bertugas pengamanan maupun pelayanan kepada masyarakat, sehingga nantinya akan memberi kepercayaan dan kepuasan  kepada kepolisian.” ucap Kapolres Tuban

 

Polisi Polsek Kenduruan Hadiri Dan Pengamanan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI

tribatanewstuban.com-Personil Polsek Kenduruan melaksanakan Pengamanan sosialisasi 4 pilar MPR RI yang dihadiri oleh H. Didik Mukrianto, S.H., M.Hum anggota MPR RI, Drs. Joko Purnomo Camat Kenduruan, M.Fuad anggota DPRD Tuban, Kepala Desa Kec. Kenduruan, Perangkat Desa Kec. Kenduruan, Tokoh agama dan tokoh masyarakat Kec. Kenduruan, Senin (5/11/2018). Dalam acara itu membahas Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam sosialisasi itu, Camat Kenduruan Drs. Joko Purnomo mengatakan, “Kita akan mendapatkan sosialisasi, hal -hal kegiatan seperti ini sangat kita butuhkan, harapan kami mari kita bekerja bersama-sama” ucapnya.

“Untuk pembangunan di kecamatan kenduruan jika akan mengejar Kec.Jatirogo akan sulit, mari bersama sama mewujudkan Kecamatan Kenduruan untuk bisa maju dengan perlahan dengan syarat kita jangan berjuang sendiri-sendiri akan tetapi kita akan berjuang bersama karena kalau kita berjuang sendiri akan memakan waktu lama dan akan sulit” ungkapnya

“Yang perlu kita Tegaskan lagi adalah Kebhinekaan dan NKRI jangan sampai terpecah” tegasnya.

“Momentum sosialisasi ini dapat dijadikan sebagai pembangkit semangat dalam membangun kesadaran untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan berbangsa dan bernegara dalam hidup berdampingan dengan rukun pada bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya dalam bingkai Kecamatan Kenduruan sebagai, wilayah yang majemuk agar semakin indah keamanan, ketentraman, kenyamanan dan kedamaiannya,” tutup Camat Kenduruan Drs. Joko Purnomo.

Sementara itu, Anggota MPR RI H. Didik Mukrianto, S.H., M.Hum, mengatakan “Negara Kita di ambang dekradasi kalau pemuda-pemuda kita lemah dan tidak bisa bersaing maka akan menjadi beban  negara” ucapnya.

“Budaya-budaya yang tidak sesuai dengan budaya di indonesia banyak yangg sudah ada di indonesia Contohnya narkoba dll adalah budaya orang luar. Maka dari itu orang tua harus menjaga  anak dengan baik” tambahnya.

“Budaya kita sekarang ini banyak yang sudah hilang, Banyak masyarakat yang bangga dengan negara asing bukan bangga kepada negaranya sendiri dan tokoh yang ada di indonesia, kalau ini tidak segera di atasi negara kita akan rusak” tegasnya.

“Wilayah Kenduruan adalah wilayah yang luar biasa, Jangan Pesimis dengan keadaan,Jangan menyerah dengan keterbatasan yang ada, ciptakan inovasi dan kreatif dan tekun serta semangat” ungkapnya.

“Bagaimana mengangkat Kenduruan dengan cara menggali potensi potensi yang ada di wilayah, Ciptakan inovasi dan terobosan terobosan yang bisa menggangkat citra daerah” pungkasnya.

Cegah Aksi 3C, Kanit Reskrim Polsek Kenduruan Giatkan Krings Serse

tribatanewstuban.com-Sebagai upaya preventif untuk selalu memelihara Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Kenduruan Polres Tuban tetap Aman dan Kondusif, Unit Reskrim Polsek Kenduruan Dipimpin Kanit Reskrim AIPTU Asyik Hendro Bawono bersama dengan anggota Reskrim lainnya melaksanakan kring serse ke desa-desa untuk mencegah terjadinya Curat, Curas dan Curanmor di Wilayah Hukum Polsek Kenduruan Polres Tuban.

Seperti halnya pada hari Senin (5/11/2018) sore, Kanit Reskrim bersama dengan anggota Reskrim lainnya melaksanakan pemantauan wilayah yang berada Di Desa Sidohasri,  Kec. Kenduruan, Kab. Tuban, guna mengantisipasi gangguan kamtibmas maupun tindak kejahatan lainnya.

Pelaksanaan Pemantauan Wilayah ini dilaksanakan sebagai upaya untuk melakukan pencegahan terjadinya Kriminalitas Curat, Curas dan Curanmor serta menekan angka kriminalitas sesuai dengan arahan dan petunjuk Kapolsek Kenduruan agar Unit Reskrim selalu melakukan Pengawasan yang ada di Wilayah Kecamatan Kenduruan pada siang atau malam hari, sehingga tercipta situasi yang aman dan kondusif.

Kapolsek Kenduruan AKP Tamami, S.H. menyampaikan ” Unit Reskrim Polsek Kenduruan dalam rangka menciptakan Kamtibmas yang aman dan kondusif dengan upaya melakukan pencegahan agar tidak terjadi tindak Kriminalitas, yang mana di samping tugas pengungkapan tindak pidana sampai dengan penyidikan, juga bertugas untuk menekan angka kriminalitas sehingga wilayah Kec. Kenduruan, Kab. Tuban, dalam keadaan aman dan kondusif ” tegas AKP Tamami, SH Kapolsek Kenduruan Polres Tuban.

Ngopi (Ngobrol Pintar) Cara Efektif Polisi Polsek Kenduruan Sampaikan Pesan Kamtibmas

tribatanewstuban.com-Untuk memelihara kamtibmas ditengah tengah masyarakat, tindakan represif tidak selalu menjadi jaminan akan tumbuhnya kesadaran hukum bagi warga masyarakat, masih lebih banyak cara yang bisa dilakukan oleh anggota Polisi sebagai aparat penegak hukum guna memberikan kesadaran tentang hukum kepada masyarakat, tindakan represif menjadi pilihan terakhir bagi Personil Polsek Kenduruan Polres Tuban untuk menumbuhkan kesadaran hukum.

Salah satu cara yang ditempuh oleh Polsek Kenduruan Polres Tuban dalam memberikan kesadaran hukum adalah dengan upaya persuasif yaitu dengan menjalin komunikasi seperti yang dilakukan oleh AIPTU Hartono bersama dengan AIPTU Sugono, Selasa (6/11/2018)  yang lebih memilih melaksanakan Ngobrol bareng dengan warga disalah satu warung yang berada di desa Jamprong, Kec. Kenduruan, Kab. Tuban.

Kegiatan sederhana ini, justru mendapat antusias dari warga masyarakat yang tergabung dalam kegiatan tersebut yang pada saat itu sedang istirahat dan nongkrong diwarung kopi.

Dalam kesempatan itu AIPTU Hartono menyampaikan imbauan kepada para warga yang hadir untuk bersama-sama dengan Polsek Kenduruan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif dalam rangka menjelang Pemilu 2019.

“Mari kita secara bersama sama untuk selalu menjaga keamanan dan ketertiban utamanya dilingkungan kita masing masing, dengan terpeliharanya kondusifitas kamtibmas di wilayah kita maka yang akan menikmati adalah kita semua,” katanya.

“Bagi warga masyarakat diwilayah Kecamatan Kenduruan agar selalu bersinergi dengan Polsek Kenduruan dan bila ada sesuatu hal yang bisa menimbulkan terjadinya gangguan kamtibmas agar segera untuk menghubungi Bhabinkamtibmas ataupun segera melapor ke Polsek Kenduruan agar dapat segera diantisipasi sedini mungkin,” terangnya.

Sementara itu Kapolsek Kenduruan AKP Tamami, S.H saat dikonfirmasi mengatakan bahwasannya dengan kegiatan sambang dan binluh ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas diantara Polisi dengan warga.

“Dengan rutinnya kehadiran Polisi di tengah-tengah masyarakat, diyakini dapat menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif dan ngobrol bareng warga sudah merupakan agenda rutin dari Polsek Kenduruan Polres Tuban untuk selalu hadir ditengah tengah masyarakat,” pungkas AKP Tamami, S.H Kapolsek Kenduruan Polres Tuban.

Berawal Dari Patroli, Polisi Polsek Kenduruan Temukan Barang Berupa Kursi Roda Di Jalan

tribatanewstuban.com-Berawal dari pelaksanaan patroli wilayah pada hari Senin (5/11/2018) sore, anggota Polsek Kenduruan Polres Tuban telah menerima informasi dari warga bahwa ada barang berupa kardus yang dibungkus rapi di jalan Blora yang berada di Desa Tawaran, Kec. Kenduruan, Kab. Tuban.

“Ya betul, saat kami melaksanakan patroli bersama dengan rekan saya, tepatnya di jalan Blora dekat Pos Perhutani yang berada di Desa Tawaran, Kec. Kenduruan, Kam Tuban kami telah menerima informasi dari warga, bahwa ada barang berupa kardus yang dibungkus rapi di jalan” ucap AIPTU Seger.

“setelah menerima informasi tersebut, tindakan kami saat itu bersama-sama dengan anggota yang lainnya dengan dibantu oleh warga, telah mengecek keberadaan barang tersebut”terang AIPTU Seger.

“setelah kami cek bersama, barang yang dikemas rapi di dalam kardus tersebut berisikan satu kotak / satu set kursi roda, dan saat ini barang tersebut kami amankan di Mapolsek Kenduruan” terangnya.

Sementara itu, Kapolsek Kenduruan AKP Tamami, S.H saat dikonfirmasi mengatakan “Kami beritahukan kepada warga masyarakat, bilamana ada keluarga atau warga yang lainnya merasa kehilangan barang tersebut dapat datang langsung ke Mapolsek Kenduruan” pungkasnya.

SAMBANGI POS KAMLING, POLISI POLSEK KENDURUAN BERI APRESIASI KEPADA PETUGAS JAGA KAMLING

tribatanewstuban.com-Untuk menekan berbagai potensi tindak kejahatan, Bhabinkamtibmas bersama petugas jaga malam Polsek Kenduruan Polres Tuban melaksanakan patroli dan sambang petugas Jaga Kamling, Selasa (6/11/2018) malam.

Pos Kamling sebagai salah satu titik dimana bisa menjadi sarana berkumpul dan wadah saling berbagi informasi maupun komunikasi warga masyarakat dan juga sebagai sarana menciptakan  situasi keamanan di lingkungan melalui kegiatan ronda malam dengan keliling kampung.

Menyadari hal ini agar dapat terwujud tentunya dibutuhkan kerjasama yang optimal dari seluruh warga maupun elemen masyarakat guna bersama-sama membangun kamtibmas dilingkungan tempat tinggalnya.

Maksud pelaksanaan kegiatan sambang poskamling sebagai bentuk monitoring dan motivasi kepada masyarakat. Memberikan motivasi untuk berpartisipasi aktif mendukung terciptanya siskamling yang mantap dilingkungan masing-masing.

Seperti halnya pada malam hari ini AIPTU Hartono bersama AIPTU Seger memberikan motivasi kepada petugas jaga kamling di Desa Sidomukti yang sedang melaksanakan ronda malam agar mengadakan keliling kampung secara bergiliran.

Dalam kesempatan tersebut AIPTU Hartono bersama AIPTU Seger memberikan pesan-pesan Kamtibmas dan pembinaan kepada warga yang sedang melaksanakan tugas jaga kamling dilingkunganya untuk sadar hukum.

AIPTU Hartono juga mengarahkan, apabila warga mengetahui ada kejahatan tindak pidana segera laporkan pada Bhabinkamtibmas, atau datang langsung ke Polsek Kenduruan.

Pada kesempatan tersebut AIPTU Hartono dan AIPTU Seger juga memberikan apresiasi terhadap petugas jaga kamling yang terdiri dari bermacam-macam unsur warga dan berbagai kalangan bersinegi dalam menjaga keamanan dilingkungan tempat tinggalnya.

PELIHARA KAMTIBMAS MASA KAMPANYE, KANIT BINMAS POLSEK KENDURUAN LAKUKAN DIALOGIS DENGAN PERANGKAT DESA

tribatanewstuban.com-”Saat ini musim kegiatan kampanye yang mana sudah bermunculan baliho di beberapa titik, harapanya dalam pelaksanaan kampanye para calon wakil rakyat yang bakal duduk di DPR atau DPRD dalam menyakinkan pendukungnya dengan cara yang profesional karena saat ini bukan waktunya lagi menggunakan cara-cara memecah belah untuk berpolitik dan meraih peluang masa yang banyak. Kalau pakai politik pecah belah, ini namanya politik yang kurang baik,” kata Kanit Binmas AIPTU Poniman dengan sedikit candaan saat dialogis dengan perangkat Desa Tawaran, Kec. Kenduruan, Kab. Tuban, pada Rabu (7/11/2018).

Menurut penyampaian AIPTU Poniman kepada warga, politik pecah belah atau dalam bahasa Belanda disebut Devide et Impera adalah suatu upaya dari Belanda untuk menguasai sebuah wilayah dengan menggunakan adu domba dalam sebuah sistem kerajaan. Upaya mengadu domba yaitu menggunakan kombinasi strategi politik, ekonomi dan militer yang bertujuan untuk mendapatkan serta menjaga wilayah kekuasaan dengan cara memecah belah kelompok besar menjadi kelompok – kelompok kecil agar lebih mudah ditaklukkan. Dalam arti lain, devide et imperajuga merupakan upaya pencegahan kelompok – kelompok kecil untuk bersatu membentuk kelompok besar yang lebih kuat. Belanda menggunakan sistem devide et impera sejak awal memasuki Nusantara. Politik adu domba pada abad – 17 sangat digemari VOC untuk menguasai suatu daerah, dengan cara inilah Belanda yang bahkan jumlahnya jauh lebih sedikit dari pribumi bisa menguasai wilayah nusantara.

Secara antropologi, negara Indonesia adalah negara heterogen dengan adat budaya, agama, suku dan ras. Inilah yang memudahkan bangsa Belanda untuk melakukan politik adu domba. Dalam memecah belah, Belanda menggunakan aksi isu atau provokasi, propaganda, desas – desus, bahkan fitnah kepada kekuasaan yang ada dengan disusupi permusuhan besar.

Politik memecah belah ini menggunakan campuran strategi politik, ekonomi dan militer. Pelaksanaan sistem ini yaitu dengan mengangkat satu pemimpin untuk dijadikan calon pemimpin tandingan yang telah ada. Politik pecah belah diwujudkan dengan menentang suatu kekuasaan baik yang berada di pemerintahan maupun yang ada di masyarakat. Akan lahir dua pihak di dalam satu badan, baik di masyarakat maupun kerajaan, salah satu pihak tersebut dibantu Belanda sedangkan yang lain dipinggirkan. Belanda kemudian memunculkan isu – isu ketidakpercayaan terhadap pemimpin yang lama agar suatu kerajaan menjadi tidak solid. Bahkan terkadang ada bumbu – bumbu permusuhan dalam tubuh keluarga kerajaan yang pantas menduduki singgasana kerajaan diluar garis keturunan raja. Teknik yang digunakan Belanda dalam memecah belah adalah agitasi, propaganda, desas – desus dan bahkan fitnah yang bermunculan di media sosial membarengi masa Kampanye Pilres maupun Pileg yang ada. Tambah penyampaian Kanit Binmas Polsek Kenduruan AIPTU Poniman dengan beberapa perangkat desa yang turut berdialogis.

CEGAH AKSI 3C, POLISI POLSEK KENDURUAN TINGKATKAN BLUE LIGHT PATROL MALAM HARI

tribatanewstuban.com-Guna mencegah terjadinya tindak kejahatan yang terjadi pada malam hari, Personil Polsek Kenduruan Polres Tuban melaksanakan patroli tengah malam hingga dini hari, Rabu (7/11/2018).

Kegiatan “ BLUE LIGHT PATROL “ pada malam hari kali ini dilaksanakan oleh AIPTU Hartono bersama AIPTU Seger dengan sasaran patroli jalan poros, pertokoan, pemukiman penduduk, perkantoran dan Lembaga pendidikan yang berada diwilayah hukum Polsek Kenduruan Polres Tuban, guna antisipasi tindak kejahatan 3C (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor) serta kejahatan lainnya.

“Tujuan patroli pada malam hari ini adalah untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan Pencurian di lokasi Perkantoran dan Lembaga Pendidikan serta tempat lain yang rawan gangguan kamtibmas, mengingat situasi tengah malam  sangat memungkinkan bagi pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya”. Ucap AIPTU Hartono di lokasi kegiatan.

Selain melaksanakan patroli dengan cara mobiling, petugas patroli juga sesekali menyapa warga yang dijumpainya saat berpatroli, sekaligus memberikan arahan dan himbauan.

” Kami memberikan arahan dan himbauan kepada para pemuda agar tidak meminum miras maupun oplosan, tidak mengkonsumsi narkoba maupun menjadi pengedarnya, serta tidak melakukan balapan liar ” ujar AIPTU Hartono.

Sementara itu, Kapolsek Kenduruan AKP Tamami, S.H. mengatakan “ Bahwa dengan kehadiran unit patroli Polsek Kenduruan Polres Tuban bertujuan sebagai tindakan preventif terhadap terjadinya tindak Kejahatan pada malam hari, sehingga diharapkan bisa terciptanya situasi yang aman kondusif, Khususnya diwilayah Polsek Kenduruan Polres Tuban ” pungkasnya.

SATGAS PANGAN POLSEK KENDURUAN MONETORING HARGA PANGAN DI PASAR

tribatanewstuban.com-Unit Reskrim dan anggota Polsek Kenduruan Polres Tuban melaksanakan pengecekan terhadap harga beras dan garam di pasar desa Sidomukti, Kec. Kenduruan, Kab. Tuban, Jatim, Rabu (7/11/2018).

Unit Reskrim Polsek Kenduruan sebagai Satgas Pangan menjalankan tugasnya untuk monitor harga pangan di pasar Desa Sidomukti, Kec. Kenduruan, hal ini menindak lanjuti atensi Dirreskrimsus Polda Jatim tentang pemantauan harga beras dalam operasi pangan dan memonetor perkembangan harga garam, dan perintah langsung dari Kapolsek Kenduruan AKP Tamami, S.H agar Satgas Pangan selalu memantau harga pangan dan perkembangan harga garam yang ada di wilayah Kec. Kenduruan, Kab. Tuban, Jawa Timur.

” Perintah langsung dari Kapolsek Kenduruan bahwa Unit satgas pangan harus cek setiap hari harga pangan maupun harga garam baik di pasar maupun di penggilingan padi, tujuannya untuk menekan lonjakan harga-harga pangan yang terkadang tidak masuk akal, ” Ujar AIPTU Asyik hendro Bawono.

Hasil dari pantauan unit satgas pangandari Polsek Kenduruan Polres Tuban kepada para pedagang dipasar desa sidomukti dengan hasil sebagai berikut :

Harga Beras / Kg :

– Beras Gurame Rp 10.500

– Beras Teratai Rp 11.200.

– Beras Ketan Rp 16.500-,

– Beras Biasa Rp 9.000,-

– Beras Tani Rp 8.500.

Harga sembako / Kg :

– Cabai Rp 10.000,-

– Cabai merah Rp 12.000,-

– Bawang merah Rp 12.000.

– Bawang putih Rp 19.000

– Minyak Goreng Curah Rp 10 500

– Minyak Goreng Kemasan Rp 12.000

– Daging sapi Rp 110.000

– Daging ayam potong Rp. 35.000

– Daging ayam kampung Rp. 65.000/ekor

– Gula Pasir  Rp 11.000,-

– Gula Merah Rp 13.000,-

– Telur Ayam Rp 19.000,-

– Garm Panda Rp 8.500,-

– Garam MM Rp 9.500,-

– Garam Gajah  Rp 12.500

– Garam Daun Rp 18.500,-

– Garam Salmon Rp 12 000

” Dari hasil pengecekan di pasar desa sidomukti tersebut tidak diketemukan adanya bahan/zat kimia dan tidak adanya pengoplosan beras dari beras kualitas bagus dicampur dengan beras kualitas buruk“ ucap AIPTU Asyik Hendro Bawono.

Sementara itu, Kapolsek Kenduruan AKP Tamami, S.H mengatakan  “ Untuk saat ini belum ditemukan kelonjakan harga maupun penimbunan beras serta ketersediaan garam masih mencukupi “ ucapnya.

“ Dan sampai saat ini tidak diketemukan adanya kelonjakan harga  dan penimbunan beras maupun beras oplosan serta persediaan (stock) beras masih tercukupi “ pungkas AKP Tamami, SH Kapolsek Kenduruan Polres Tuban.